Artikel Info, Saatnya Jari Berbicara

Kisah Mengharukan Putri Herlina, Sang Putri Yang Terbuang (Based On True Story)



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Halo sobat Arfo, kita berjumpa lagi nih. Iseng-iseng buka youtube tiba-tiba saya nemuin video yang sangat mengharukan, membuat siapa saja yang menyaksikan video tersebut berkaca-kaca apabila meresapi video itu. Video yang diunggah tanggal 17 Oktober 2013 oleh akun inspiring itu telah ditonton 3144 pasang mata (sampai tulisan ini ditulis) dan mendapat thumb up 36 orang.

Dalam video berdurasi 7 menit 17 detik itu diceritakan kisah seorang Putri Herlina. Berikut sedikit kisah dari Putri Herlina yang langsung saya cop-past dari laman yang sama.
Namanya adalah Putri Herlina. Dia dilahirkan pada 3 oktober 1988 dan dia ditinggalkan oleh orantuanya di rumah sakit setelah kelahirannya. Mungkin kedua orangtuanya malu memiliki anak yang tidak mempunyai dua tangan. Seseorang kemudian mengambilnya... bukan untuk di rawat atau disayang, bayi mungil tanpa tangan itu diletakkan di dalam kardus, diletakkan di pinggir jalan untuk mengumpulkan uang belas kasihan, Dia pernah tidur di jalanan , beralas kardus, berselimut debu dan panas cahaya matahari. Sampai panti asuhan Sayap Ibu menyelamatkannya dari jalanan. Dia kemudian dirawat oleh Bu Naryo dan Pak Naryo selaku pengelola panti tersebut. Dia tumbuh menjadi anak yang tidak berbeda dengan yang lainnya. Menulis, makan, menggosok gigi, memakai baju, Putri kecil melakukannya sendiri.

Ketika SD sampai SMA, dia tidak mau diperlakukan istimewa, Dia tidak mau disiapkan meja khusus, cukup sebuah kursi tambahan disampingnya sebagai alas buku ketika dia mengangkat kakinya. Putri Herlina, di sekolah dia dipanggil Putri, di panti dia dipanggil Lina. Gadis cantik ini tumbuh di dalam panti dengan segala keterbatasannya. Sekarang Dia menjadi gadis yang cerdas, dan mendedikasikan waktunya untuk mengurus bayi-bayi yang senasib dengannya.

Pada Juni 2011 seorang donatur (Saptuari) yang juga seorang blogger datang mengunjungi panti, Dia memberikan donasi dan menuliskan kisah tentangnya di blog. Setelah itu cerita tentangnya dibaca oleh banyak orang, beberapa media datang ke panti itu meliput aktivitasnya. Dia menjadi lebih dikenal sekarang dan muncul di beberapa acara TV di Indonesia, Dia juga mendapat penghargaan sebagai salah satu wanita inspiratif dalam sebuah award.

Suatu hari datanglah pangeran kepadanya. Namanya adalah Reza Somantri, Pangeran ini kemudian melamarnya, Pangeran berhati mulia ini datang dari keluarga terhormat dia merupakan anak dari mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Dia berhasil meyakinkan kedua orantuanya dan keluarganya bahwa ia akan menikahi gadis yang luar biasa. Kedua Orangtuannya merestuinya untuk menikahi gadis pilihannya. keluarga itu memiliki hati yang luar biasa luasnya dengan menerima Herlina dalam keluarga terhormat mereka.

Dan pernikahannya diselenggarakan pada 13 Oktober 2013, Dihadiri oleh berbagai tamu terhormat juga pengurus dan anak-anak panti asuhan, ketika Reza Somantri dengan tegas mengucapkan ikrarnya, menerima Putri Herlina secara sah menjadi istrinya, Banjir airmata dari para tamu yang hadir, juga ibunda Reza tak henti-henti mengusap matanya, tamu-tamu yang hadir juga terharu, seorang bapak di sudut dengan sapu tangan di wajahnya. Tak terkecuali kameramen dan fotografer dengan mata berkaca-kaca yang mengabadikan moment itu dengan penuh takjub tak berkesudahan.

Adik-adik panti asuhan diundang semua, satu persatu mereka menyalami Putri, memegang tangan mungil yang ada di pundak Putri, Mereka melepas kakak yang selama ini menemani mereka, kakak yang hidup bersama mereka belasan tahun, menghadapi bersama-sama takdir mereka, lahir dengan hidup terbuang tanpa keluarga dan orang tua.

Pernikahan dan kisah perjuangan dan mengharukan mereka tertulis di koran-koran lokal, web berita online, Twitter, Facebook, juga blog-blog dan forum-forum di internet. Akhirnya dia menemukan kebahagiannya sekarang mereka menjalani takdir baru hadiah terindah dari Tuhannya.
Berikut video yang mengharukan itu.

Dari video tersebut dapat diambil hikmah bahwa seorang Putri Herlina yang (maaf) tak mempunyai tangan saja masih berusaha berguna bagi yang lain dan peduli dengan sesama, apalagi kita yang dikaruniai tangan yang lengkap, sudah barang tentu kita bisa lebih dari Putri Herlina.


Post a Comment

Terima Kasih Telah Menyempatkan Waktu Untuk Berkomentar Di Blog Ini

ttd,
Admin "Arfo Sajira"

Ahsanul Marom

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Setia

Return to top of page Copyright © Arfo Sajira | Blogger Themes by Platinum Theme and Hack Tutors Edited by Ahsanul Marom