Artikel Info, Saatnya Jari Berbicara

[Review Pertandingan Euro 2012] Spanyol Vs. Rep. Irlandia



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2012/06/14/article-0-139CE2EB000005DC-719_634x391.jpg
Republik Irlandia menjadi tim pertama yang tersisih dari Euro 2012. Bermain di PGE Arena, Gdansk, Jumat (15/6) dini hari WIB dalam babak penyisihan Grup C 2012, anak asuh Giovanni Trapattoni dilibas Spanyol dengan skor telak 0-4. Fernando Torres menjadi bintang pertandingan dengan mencetak dua gol bagi Spanyol.


Gagal meraih tiga poin di pertandingan pertama, Spanyol mengincar kemenangan di pertandingan kedua ini. Tim asuhan Vicente del Bosque langsung menggebrak pertahanan Irlandia sejak peluit kick-off babak pertama dibunyikan.

Hasilnya, Fernando Torres membuat gol cepat bagi La Furia Roja di menit ke-4. Ia berhasil mencuri bola dari kaki bek Irlandia. Tanpa ampun ia merobek gawang Irlandia yang dikawal Shay Given dengan sepakan keras dari dalam kotak penalti.

Unggul satu gol membuat Spanyol makin bernafsu membuat gol. Permainan tiki taka Spanyol mengurung pertahanan Irlandia. Sepakan-sepakan terarah pemain Spanyol dari luar kotak penalti harus memaksa Given untuk jatuh bangun menyelamatkan gawangnya.

Misalnya pada menit ke-23, Andres Iniesta yang berdiri bebas mampu melakukan tendangan dari kotak penalti. Namun kesigapan Given mampu mematahkan tendangan pemain Barcelona itu.

Sementara Irlandia yang tertekan tak mampu berbuat banyak. Serangan balik Robbie Keane dkk kerap dipatakan dengan mudah oleh barisan pertahanan Spanyol.

Menjelang turun minum, Andres Iniesta kembali mengancam gawang Given dan nyaris menambah keunggulan Spanyol. Sekali lagi kiper Aston Villa itu berhasil menjaga gawangnya dengan baik. Skor 1-0 untuk keunggulan Spanyol bertahan hingga akhir babak pertama.

Babak kedua berjalan empat menit, Spanyol berhasil menambah keunggulan. Kali ini giliran David Silva yang membobol gawang Given. Berada di kotak penalti lawan seorang diri, ia mampu membuat bek Irlandia panik dan melepaskan tendangan terarah ke kanan bawah gawang Irlandia. Given yang berusaha menjangkau bola tak mampu membendung tendangan Silva.

Menit ke-56 Given melakukan penyelamatan gemilang. Tendangan terarah Xavi Hernandez dari dalam kotak penalti mampu dimentahkan Given sambil terbang.

Terus menekan, Spanyol berhasil menambah keunggulan pada menit ke-70. Torres yang terkawal berhasil menggiring bola ke kotak penalti Irlandia. Berhadapan satu lawan satu dengan Given dengan mudah Torres menceploskan bola untuk kedua kalinya ke dalam gawang Irlandia.

Menit ke-75 Robbie Keane membahayakan gawang Spanyol yang dikawal Iker Casillas. Sayang, tendangan kerasnya mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Real Madird itu.

Keputusan pelatih Spanyol, Vicente del Bosque memasukkan Cesc Fabregas di menit ke-72 menggantikan Torres ternyata membuahkan hasil. Sebelas menit berada di lapangan, Fabregas berhasil membobol gawang Given. Lewat sepakan keras dari dalam kotk penalti, ia memaksa Given memungut bola dari dalam gawangya untuk keempat kali.

Gol Fabregas menjadi gol penutup pertandingan ini. Dengan hasil ini Spanyol berada di puncak klasemen Grup C dengan empat poin, sama dengan Kroasia yang pada pertandingan sebelumnya bermain imbang 1-1 dengan Italia. Spanyol hanya unggul selisih gol dari Kroasia. Sedangkan bagi Irlandia, kekalahan ini menutup peluang mereka untuk lolos ke babak perempat final.

Spanyol: Casillas(GK) (C), Piqué, Sergio Ramos, Arbeloa, Jordi Alba, Iniesta (79' Cazorla), Xavi Hernández, Xabi Alonso (64' Javi Martinez), Busquets, Silva, Torres (83' Fabregas).

Irlandia: Given(GK), St Ledger, Ward, O'Shea, Dunne, Whelan (80' Green), McGeady, Andrews, Duff (76' McClean), Keane(C), Cox (46' Walters).

sumber: bolanews.com


Post a Comment

Terima Kasih Telah Menyempatkan Waktu Untuk Berkomentar Di Blog Ini

ttd,
Admin "Arfo Sajira"

Ahsanul Marom

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Setia

Return to top of page Copyright © Arfo Sajira | Blogger Themes by Platinum Theme and Hack Tutors Edited by Ahsanul Marom