Tampilkan postingan dengan label sidang isbat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sidang isbat. Tampilkan semua postingan

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1435 H / 2014 M

Jakarta-Sidang isbat penentuan awal puasa Ramadan yang digelar Kementerian Agama akhirnya selesai. Pemerintah memutuskan 1 Ramadan jatuh pada Minggu 29 Juni 2014.

"1 Ramadan 1435 Hijriah bertepatan dengan hari Ahad 29 Juni 2014," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin dalam konferensi persnya di Jakarta, Jumat (27/6/2014).

Berbagai elemen turut menghadiri sidang isbat. Ada Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin dan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin.
Sementara itu, Muhammadiyah jauh hari sudah menentukan 1 Ramadan jatuh pada Sabtu 28 Juni 2014. Mereka menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomi. Metode ini berbeda dengan yang digunakan pemerintah, yakni Rukyatul Hilal atau melihat bulan.

sumber: Liputan6.com

Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1434 H

Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1434 H



Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1434 H atau Idul Fitri jatuh pada hari Kamis ( 8/8/2013 ). Keputusan itu diambil dalam Sidang Isbat Awal Syawal 1434 H yang digelar di Kementerian Agama, Rabu (7/8/2013) malam.

"Kami tetapkan bahwa tanggal 1 Syawal 1434 H bertepatan dengan hari Kamis 8 Agustus 2013 Masehi," kata Menteri Agama Suryadharma Ali saat memutuskan hasil sidang isbat.

Sebelum mengambil keputusan, Suryadharma terlebih dulu menanyakan apakah seluruh perwakilan ormas yang diundang setuju atas keputusan tersebut. Tidak ada penolakan dari mereka yang hadir.

Keputusan itu diambil berdasarkan hasil observasi hilal dengan metode rukyat dan metode hisab. Ada 60 titik rukyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Dilaporkan, beberapa lokasi rukyat terlihat hilal, diantaranya di Fakfak Papua, Makassar Sulawesi Selatan, Gresik Jawa Timur, dan Pantai Alam Indah Jawa Tengah.

Adapun berdasarkan metode hisab yang dipaparkan dalam pertemuan di Kepulauan Riau pada Juni 2013, awal Syawal 1434 H sudah diputuskan jatuh pada Kamis besok. Keputusan pemerintah itu sejalan dengan keputusan Muhammadiyah yang sudah menetapkan lebih dulu dengan metode hisab. Lantaran sudah menetapkan 1 Syawal jatuh Kamis besok, Muhammadiyah tidak hadir dalam sidang isbat.

dikutip langsung dari http://nasional.kompas.com/read/2013/08/07/1851504/Kemenag.Esok.Idul.Fitri.2013

Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1434 H



Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama beserta 36 ormas Islam memutuskan bahwa tanggal satu Ramadhan jatuh pada hari Rabu tanggal 10 Juli 2013. Pengambilan keputusan ini tentunya akan menjadi landasan umat Islam di Indonesia pada umumnya untuk mulai menjalankan ibadah puasa. Kendati beberapa kelompok sudah ada yang akan menyelenggarakan puasa pada hari Selasa besok.

Sidang yang dipimpin Menteri Agama, Suryadharma Ali, dimulai sejak pukul 17.00 WIB. Sambil menunggu hasil hilal yang dilakukan di sejumlah provinvi di seluruh Indonesia. Akhirnya siding kembali dibuka setelah maghrib dengan diawali pembacaan Al Fatihah.

Pada saat sidang, setiap kelompok ormas dan beberapa ahli yang diundang mengemukakan pendapatnya mengenai jatuhnya tanggal 1 Ramadhan. Sebagian besar berpendapat bahwa jatuhnya satu Ramadhan pada hari rabu, termasuk diantaranya Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyatakan hasl pengamatannya mengenai jatuhnya hilal. Lapan melakukan penelitian di 33 lokasi yang tersebar di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Lapan, pihaknya menyatakan Ramadhan jatuh pada hari Rabu. Hal ini dikarenakan pihaknya tidak menemukan hilal dikarenakan posisinya di bawah satu derajat. Sedangkan permulaan puasa haruslah Hilal berada di atas dua derajat. Selain pendapat dari Lapan, ormas dan tim yang di undang juga mengemukakan pendapatnya. Beberapa diantaranya justru lebih pasrah terhadap keputusan pemerintah.

Seiring berkembangnya sidang, akhirnya pimpinan sidang, Suryadharma Ali menanyakan kepada seluruh yang hadir mengenai kesetujuan apabila diputuskan awal puasa jatuh pada hari rabu. Seluruh peserta sidang pun dengan lantang menyebutkan setuju. Dengan begitu maka awal puasa pun diputuskan hari Rabu. Palu keputusan Kemenag selaku pimpinan sidang pun akhirnya di ketuk. Setelah itu Suryadharma Ali pun menutup sidang yang ditandai dengan pembacaan Hamdalah.
 

Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan 1434 Hijriah Digelar Sore Nanti

Sidang Isbat Ramadhan

Untuk menentukan awal Ramadan 1434 Hijriah, Kementerian Agama (Kemenag) dan sejumlah ormas akan menggelar sidang isbat pada Senin (8/7/2013) sore. Kemenag pun berharap agar semua tamu undangan bisa hadir, termasuk Muhammadiyah. 

Menurut Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB sore nanti. Nasaruddin mengatakan bahwa undangan sudah disebar kepada sejumlah ulama dan pengurus ormas. “Saya kurang tahu itu jumlahnya,” katanya.

Meski sebelumnya Muhammadiyah sudah mengatakan tidak akan hadir saat sidang isbat, Nasaruddin mengaku tetap mengirim undangan untuk Muhammadiyah. Dia berharap agar ormas pimpinan Din Syamsuddin itu bisa hadir.

“Saya pastikan undangan sudah disampaikan, tetapi akan datang atau tidak saya tidak tahu,” kata Nasaruddin. 

Sebelumnya, Muhammadiyah sudah menentukan bahwa awal Ramadan jatuh pada 9 Juli 2013 besok. Meskipun demikian, Nasaruddin tetap berharap agar perwakilan Muhammadiyah bisa hadir dalam sidang isbat nanti. 

“Walau nanti awal puasa berbeda ya yang penting kan kita bisa silaturahmi,” ujar Nasaruddin, seperti dikutip dari detik.com, Senin (8/7/2013).

Hingga saat ini, pemerintah melalui Kemenag belum juga menentukan awal Ramadan 2013. Kemenag masih menunggu hasil sidang isbat yang baru akan digelar pada sore nanti. Meskipun demikian, banyak yang memperkirakan bahwa awal puasa versi Kemenag akan jatuh pada 10 Juli 2013.

Sementara itu, Muhammadiyah sudah menentukan 9 Juli 2013 sebagai awal puasa dan 8 Agustus 2013 sebagai Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah. Hal ini sudah disampaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Kamis 13 Juni 2013 lalu. Tarekat Naqsabandiyah juga sudah mulai puasa pada hari Minggu (7/7/2013) kemarin. Ormas yang beredar luas di Padang, Sumatera Barat itu menentukan awal puasa dengan metode perhitungan kalender hisab munjid.

sumber: http://ciricara.com/2013/07/08/kemenag-gelar-sidang-isbat-ramadan-sore-ini/

Boleh setuju boleh tidak, jika tidak seharusnya kita berdebat 'kapan puasa pertama tahun ini' secara berlebihan, sampai caci-maki, memutus persaudaraan, hingga pertumpahan darah. Tak ada gunanya berdebat puasa mulai hari Selasa atau Rabu, 8 atau 9, Kamis atau Jumat, 10 atau 11, ah tak penting berdebat seperti itu. Yang jelas puasa itu dimulai tanggal 1 Ramadhan. Untuk tanggal masehi, biarkan kata hati kita memilih mana yang benar.