Artikel Info, Saatnya Jari Berbicara

"Gangnam Style" Atau "Tari Tor-Tor"? Merdeka Atau Mati?



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/1/16/Gangnam_Style_cover.jpg/220px-Gangnam_Style_cover.jpg
Fenomena gangnam style kini kian meluas dan mewabah di seluruh Indonesia. Single sekaligus gerakan dance tersebut diunggah dalam situs share video terkenal dan mendapat respon yang menakjubkan. Bahkan mayoritas remaja dengan mudah meniru gerakan tersebut. Dance asal korea itu seperti sudah menjadi pandangan style pemuda bahkan kalangan selebritis.

http://www.hancinema.net/photos/fullsizephoto251246.jpg
Yang menjadi pertanyaan saya, mengapa kaum muda lebih memilih gangnam style daripada tari tradisional Indonesia?

http://www.jawaban.com/news/userfile/Tor2-Malaysia_main.JPG
Masih ingatkah anda tentang Tari Tor-tor asal Batak yang diklaim Malaysia?
Siapa yang salah atas hal itu?

KITA SENDIRI LAH YANG SALAH.

Sebagai bukti, sekarang kaum muda telah berkiblat pada style korea yang terkesan tidak cocok dengan budaya Indonesia. Bahkan tarian gangnam style kini telah mewabah daripada tari tor-tor atau tari tradisional lain. Padahal jika saya menyaksikan atau melihat gambar dance tersebut saya ingat dengan pembuat tempe di Indonesia. Kenapa? saat kedelai akan dijadikan tempe, pasti diinjak-injak agar kulitnya mengelupas. Dan itu sama persis dengan gerakan gangnam style. Kenapa kita tidak berlatih saja pada pembuat tempe? Kan gerakannya sama. Kalo saya boleh menyebut itu namanya "Tempe Style".

Alangkah lebih baik jika kita melestarikan budaya sendiri. Apakah kita tidak malu kalau budaya kita diklaim bangsa lain? Jika tidak, maka anda memang tidak punya rasa malu. Saya berani berbicara seperti itu, karena memang kenyataannya seperti itu. Ayolah kita selamatkan budaya bangsa, sebelum diselamatkan bangsa lain.

Tinggalkan budaya korea, Lestarikan budaya Indonesia.


2 comments

Thursday, September 20, 2012 at 11:31:00 PM GMT+7

ane udah lihat di youtube sobat, kelihatanya biasa saja ga ada yang istimewa, media sepertinya terlalu membesar-besarkanknya...

Friday, September 21, 2012 at 9:51:00 AM GMT+7

@Muro'i El-Barezy kalo menurut saya malah lebih istimawa tari tradisional bangsa kita sob

Post a Comment

Terima Kasih Telah Menyempatkan Waktu Untuk Berkomentar Di Blog Ini

ttd,
Admin "Arfo Sajira"

Ahsanul Marom

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat Setia

Return to top of page Copyright © Arfo Sajira | Blogger Themes by Platinum Theme and Hack Tutors Edited by Ahsanul Marom